Mahasiswi UMS Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Karate Pomprov Jateng 2025
Vicky Nurul Intan Silviani
Jumat, 11 Juli2025
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Vaisa Yeshe Dakmema Tavimsa, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah 2025. Ia meraih medali perunggu di nomor Kumite kelas under 55 kilogram putri cabang olahraga karate.
Mahasiswi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Perasaannya tentu saja senang, bangga, dan bersyukur masih diberi kesempatan mendapat juara,” ujarnya saat ditemui di Solo, Jumat (4/7/2025).
Kecintaannya terhadap karate telah tumbuh sejak duduk di bangku kelas 5 SD, setelah melihat teman-temannya menorehkan prestasi di bidang bela diri. Sejak saat itu, ia termotivasi untuk menekuni olahraga yang sama.
Menjelang kompetisi, Vaisa bersama tim karate UMS menjalani latihan intensif lima kali seminggu selama sebulan. Selain itu, ia juga memperkuat aspek mental melalui doa dan ibadah. Meski sempat merasa gugup dan khawatir menghadapi lawan-lawan tangguh, Vaisa berhasil mengatasi rasa takut demi memberikan penampilan terbaiknya.
Ia pun memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya agar terus mengejar prestasi di berbagai bidang. “Kalau kurang berprestasi di akademik, cari prestasi di non-akademik. Sebaliknya, kalau non-akademik kurang, kejar di akademik. Supaya ada hal yang bisa dibanggakan,” ujarnya.
Menurut Vaisa, dukungan UMS terhadap atlet mahasiswa sudah cukup maksimal. Mulai dari fasilitas transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga pemberian apresiasi atau reward, menjadi bentuk nyata kepedulian kampus terhadap pengembangan potensi mahasiswa.
Kejuaraan Pomprov tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (1/7) hingga Kamis (3/7), bertempat di GOR dr. H.R. Suparsono, Universitas Tidar, Magelang. Penyerahan medali dilakukan pada hari terakhir pelaksanaan.
Ahmad Darmawan Azzuhri, S.T., selaku pembina keorganisasian Karate UMS, turut memberikan apresiasi atas capaian yang diraih Vaisa. Meski belum mencapai target maksimal, menurutnya, medali perunggu tetap menjadi kebanggaan tersendiri mengingat ketatnya persaingan antar peserta.
Ia menambahkan bahwa dukungan UMS dalam membina atlet, khususnya cabang karate, sudah berjalan cukup baik. Namun, ia berharap peningkatan tetap dilakukan, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan yang lebih modern dan memadai.
“UMS sudah memiliki Sport Center, jadi sudah selayaknya unit kegiatan olahraga, termasuk karate, mendapat pembinaan yang lebih sistematis. Fasilitas dan sumber daya yang ada harus dimaksimalkan,” ungkap Darmawan.
Ke depan, ia menekankan pentingnya regenerasi atlet. Menurutnya, UMS perlu mulai menjaring bibit-bibit unggul sejak jenjang pelajar agar saat menjadi mahasiswa mereka sudah siap dibina secara optimal.
Lebih lanjut, Darmawan berharap mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga bisa menjadi teladan positif. Ia menilai, prestasi non-akademik seperti olahraga turut mendukung terbentuknya karakter mahasiswa yang progresif dan berkontribusi pada reputasi kampus.
“Mahasiswa yang aktif dan berprestasi di bidang olahraga tetap bisa menjaga prestasi akademik. Dengan begitu, mereka menjadi bagian dari visi UMS sebagai kampus pemberi arah perubahan di berbagai bidang,” pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar