Ruwat Bumi Meriah di Tanjunganom Banjarnegara, Warga Antusias Menangkap Lele di Kolam

 


Vicky Nurul Intan Silviani-Pusat1Info

Senin, 11 Juli 2025


(Sumber : detiknews)


Siang ini, ratusan warga Desa Tanjunganom, Kecamatan Rakit, Banjarnegara memadati sebuah kolam ikan untuk mengikuti tradisi ruwat bumi. Mereka antusias berebut ikan lele yang dilepaskan ke dalam kolam sebagai bagian dari perayaan adat tersebut.

Tanpa alat bantu, warga dari berbagai usia – mulai dari orang tua, pemuda, hingga ibu-ibu – bersemangat menangkap ikan di kolam berukuran 20 x 50 meter. Meski tak mudah, semangat mereka tidak surut. Beberapa bahkan memanfaatkan pakaian yang sedang dikenakan, seperti daster, untuk membantu menangkap ikan.

Salah satunya adalah Romlah, warga setempat, yang menggunakan daster yang dipakainya untuk menjaring ikan lele yang licin tersebut.

"Kalau pakai tangan susah, dari tadi belum dapat juga. Makanya saya pakai daster saja. Alhamdulillah, sudah dapat lima ekor lele," ujar Romlah saat mengikuti acara parak iwak di Desa Tanjunganom, Selasa (8/7/2025).

Ia mengatakan, ikan lele yang berhasil ditangkap akan langsung digoreng setibanya di rumah. Romlah juga berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan karena mampu mempererat hubungan antarwarga dan menciptakan suasana kebersamaan.

Kepala Desa Tanjunganom, Suwahyo, menjelaskan bahwa sebanyak setengah ton ikan lele telah dilepaskan ke dalam dua kolam yang disediakan secara terpisah untuk laki-laki dan perempuan sebelum dimulainya acara.

“Ikan yang ditaburkan ada sekitar 500 kilogram, semuanya ikan lele. Kami siapkan dua kolam, satu khusus untuk bapak-bapak dan satu lagi untuk ibu-ibu,” terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan parak iwak atau menangkap ikan dengan tangan kosong ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi ruwat bumi. Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawang Sewu: Gerbang Seribu Pintu Menuju Sejarah Semarang

Kunjungan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unissula ke RRI Jakarta: Perkuat Pemahaman Dunia Penyiaran

Inovatif! Mahasiswa KKN USM Ciptakan Paving Ramah Lingkungan dari Sampah Plastik